61 Persen Konsumen China Lebih Senang Belanja “Online”

Sudah tidak bisa diragukan lagi bahwa ekonomi digital kini berkembang dengan pesat di Negara China. Selain itu, media sosial juga digunakan secara sangat luas di Negeri Tirai Bambu tersebut.

Studi terbaru yang diluncurkan Consumer Technology Association (CTA) bertajuk Digital Lifestyles in China pun menunjukkan bahwa ada beberapa aspek utama perilaku online oleh konsumen China.

Selain itu di media sosial, kanal online juga digunakan konsumen China terkait preferensi belanja mereka dan untuk konsumsi konten video.
“Hanya dalam satu dekade saja, China telah berkembang dan menghadirkan sektor layanan online dengan kelas dunia. Para konsumen konsumen di China pun sangat memanfaatkannya,” kata Steve Koenig, direktur senior riset pasar CTA pada arena CES Asia 2017 di Shanghai, China pekan lalu.

Koenig menjelaskan bahwa konektivitas membentuk gaya hidup konsumen China dengan lebih cepat dan dramatis dibandingkan negara-negara lain. Oleh karena itu para produsen barang di China juga harus lebih memahami bahwa koneksi mobile untuk membentuk jejaring personal, konsumsi konten, dan perilaku membeli konsumen.

Koenig mengungkapkan, konsumen China sangat menggemari sekali belanja online. Temuan CTA, 61 persen konsumen China mengaku lebih senang belanja online, dibandingkan hanya 11 persen yang senang belanja ke toko fisik.

Hampir seluruh atau 90 persen konsumen China mengaku pernah telah belanja produk melalui toko ritel online ternama pada tahun 2016 lalu.

Namun, ada juga beberapa produk yang diakui konsumen China tidak bisa dibeli secara online. Produk-produk tersebut antara lain yaitu produk-produk mahal yang harus dilihat, dipegang, atau dicoba sebelum dibeli.

Link Alternatif :
http://www.luxury138.org/ |
http://luxury138hh.com/ | http://luxury138gg.com/

 

 photo Livescore3_zps3kww0uuy.gif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *